Monday, May 16, 2011

Hacker Ketemu Staff Ahli Menkominfo

 Internet sudah menjadi bagian hidup yang tidak terpisahkan dengan masyarakat, baik muda maupun tua. Terdapat istilah net generation, yaitu orang-orang yang sering berkutat dengan internet. Orang-orang ini seperti tidak bisa lepas internet, setiap hari dan setiap saat selalu tersambung dengan koneksi internet. Misalnya saja, orang-orang yang setiap saat selalu membuka akun Facebook atau jejaring sosial yang sedang naik daun saat ini Twitter. Setiap saat pengguna kedua jejaring sosial tersebut seperti tidak bisa hidup bila tidak menuliskan sesuatu di akun pribadinya seperti status, atau hanya sekedar mengecek akunnya di jejaring sosial tersebut.

Tidak bisa dipungkiri banyak hal yang menjadi mudah karena internet dan banyak manfaat yang bisa didapat. Misalnya melalui Jejaring sosial kita bisa mendapatkan banyak teman baru, tapi tidak sedikit pula dampak negative yang dibawa oleh internet. Seperti kasus penipuan yang dilakukan melalu internet, salah satunya dengan Facebook. Walaupun itu bukan sepenuhnya kesalahan dari internet, tapi kembali lagi ke penggunanya itu sendiri.

Rupanya tema internet ini memberikan banyak hal menarik untuk bisa dibahas, karena internet yang telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat. Minggu (15/05) kemarin, diadakan seminar nasional mahasiswa seluruh Indonesia yang mengangkat tema internet. Diadakan di gedung C fakultas FISIP Universitas Airlangga, acara seminar tersebut ramai dikunjungi peserta. Acara yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan komunikasi tersebut diadakan dalam rangka ulang tahun ke-23 komunikasi Universitas Airlangga.

Terdapat empat pembicara yang hadir dalam seminar nasional tersebut, diantaranya Henry Subiakto yang merupakan staff ahli Menkominfo dan juga berprofesi sebagai dosen komunikasi di Universitas Airlangga, Onno W. Purbo yang merupakan ahli teknologi informasi dan juga terkenal sebagai hacker, Brahmo Saputro yang saat ini menjabat sebagai Community Manager Kaskus.us, dan penulis dan blogger terkenal Raditya Dika.

Yang menjadi menarik dalam seminar tersebut adalah, pada saat sesi pertama seminar Henry Subiakto dan Onno W. Purbo yang dipasangkan sebagai sebagai pembicara. Hal ini tentu saja menarik melihat sejarah kedua pembicara ini yang sempat berdebat cukup sengit di salah satu stasiun televisi.
Dalam seminar tersebut, Henry Subiakto membicarakan sedikit mengenai internet yang kemudian dilanjutkan dengan membahas secara cukup mendalam mengenai UU ITE. Hal ini dikarenakan banyak ketidak jelasan mengenai internet di masyarakat selain itu banyak orang yang masih belum mengetahi mengenai UU ITE tersebut. Misalnya saja, kemarin Henry Subiakto sempat menjelaskan jenis-jenis perbuatan melanggar hukum apa saja yang dapat menyebabkan seseorang dapat dijerat dengan UU ITE.

Sedangkan di sisi yang lain, Onno W. Purbo memberi informasi mengenai hacker pada peserta seminar, apa perbedaan antara hacker dan cracker. Menurut Onno, perbedaan mendasar antara hacker dan cracker hanya terletak pada masalah moralitas. Selain itu, Onno juga sempat menuturkan bahwa hacker juga bekerja berdasarkan kode etik. Diantaranya, di dalam kode etik hacker dikatakan bahwa segala bentuk informasi haruslah dibagikan secara gratis. Dikatakan pula hacker tidak percaya akan otoritas. Otoritas dalam hal ini lebih mengacu pada otoritas yang dipegang oleh pemerintah atau siapun yang memiliki kedudukan atau jabatan. Selain itu, seeorang orang juga dapat menciptakan karya seni di computer.

Banyak hal menarik yang dibicarakan dalam seminar ini, dan terlihat dapat menarik antusias peserta seminar dengan adanya banyak peserta yang mengajukan pertanyaan pada pembicara. Tidak hanya hal menarik, tapi wawasan baru mengenai internet pun dapat bertambah dengan datang ke seminar ini.

No comments:

Post a Comment